Ketua Bawaslu Jateng: Pemilu 2024 Jadi Pelajaran untuk Perkuat Kelembagaan
|
Klaten, 10 September 2025 – Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Amin, menegaskan bahwa momentum jeda tahapan pemilu harus dimanfaatkan untuk memperkuat kelembagaan Bawaslu. Hal itu ia sampaikan dalam kegiatan “Sinergi dan Urgensi Penguatan Kelembagaan Bawaslu Kabupaten Klaten dengan Stakeholder” yang digelar di R.M New Merapi Resto, Rabu (10/9).
Amin menekankan, pengalaman Pemilu 2024 harus dijadikan bahan evaluasi menyeluruh. Menurutnya, masih terdapat kekurangan dalam aspek pengawasan, penanganan pelanggaran, maupun penyelesaian sengketa yang harus segera dibenahi.
“Pemilu 2024 memberikan banyak pelajaran. Kekurangan dalam pengawasan harus menjadi pijakan untuk membangun kelembagaan yang lebih kuat ke depan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa penguatan kelembagaan Bawaslu juga selaras dengan arah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, yang menempatkan konsolidasi demokrasi sebagai prioritas pembangunan politik.
Amin juga menekankan pentingnya membangun sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari penegak hukum hingga instansi pemerintah daerah, agar kelembagaan Bawaslu tidak hanya kuat secara internal tetapi juga memiliki dukungan eksternal yang solid.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Klaten, antara lain Kejaksaan Negeri, Polres Klaten, Kesbangpol, Dukcapil, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kementerian Agama, serta Ketua KPU Klaten.
Selain itu, hadir pula sejumlah narasumber yang memberikan perspektif beragam tentang penguatan Bawaslu, yakni penggiat pemilu Masykurudin Hafidz, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, S.Ikom, dan anggota Komisi II DPR RI Drs. M. Toha, S.Sos, M.Si.
Penulis dan Foto : Rizky Riyadi
Redaktur : Muhammad Milkhan