Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Klaten Perkuat Sinergi Pengawasan Partisipatif Lewat Kursus Orientasi Saka Adhyasta

Bawaslu Klaten Perkuat Sinergi Pengawasan Partisipatif Lewat Kursus Orientasi Saka Adhyasta

Bawaslu Klaten Perkuat Sinergi Pengawasan Partisipatif Lewat Kursus Orientasi Saka Adhyasta

KLATEN - Jajaran Bawaslu Kabupaten Klaten, yang terdiri dari pengurus Majelis Pembimbing Saka (Mabi Saka) dan Pimpinan Saka Adhyasta Pemilu tingkat kabupaten, mengikuti kegiatan Kursus Orientasi Singkat (KOS) Gerakan Pramuka. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah sebagai langkah strategis dalam pembinaan dan penguatan kelembagaan guna meningkatkan pengawasan partisipatif di wilayah Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Klaten. Acara ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting Room pada Kamis, 23 April 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus Majelis Pembimbing Saka (Mabi Saka) serta Pimpinan Saka Adhyasta Pemilu tingkat Provinsi hingga Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Acara dibuka secara resmi oleh Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Kakak Nur Kholiq, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya masa non-tahapan sebagai momentum untuk mengembangkan benih-benih pengawasan partisipatif.

Kolaborasi Strategis Bawaslu dan Pramuka

Ketua Mabi Saka Bawaslu Jawa Tengah, Kakak Muhammad Amin, menyampaikan bahwa kursus orientasi ini merupakan tindak lanjut nyata dari kerja sama dan pengukuhan Saka Adhyasta Pemilu.

"Gerakan partisipatif ini krusial karena pada tahun 2027 mendatang direncanakan akan memasuki tahapan pemilu kembali. Saat ini, kita bekerja keras untuk menggodok generasi muda agar menjadi pemilih pemula yang melek demokrasi," ujar Kakak Muhammad Amin.

Sebanyak 1.400 peserta dari unsur pramuka terlibat dalam program ini, yang diproyeksikan akan terus berkesinambungan sebagai wadah pendidikan masyarakat.

Penguatan Kapasitas Melalui Materi Kepramukaan

Selama kegiatan, para peserta menerima pembekalan intensif dari para pakar dan instruktur Kwarda Jawa Tengah, antara lain:

  • Prof. Dr. Ir. S. Budi Prayitno, M.Sc (Ketua Kwarda Jateng): Memaparkan kebijakan Gerakan Pramuka dalam menghasilkan anggota Saka yang kompeten dan berkarakter. Beliau menekankan pengembangan lima kecerdasan (SESOSIF): Spiritual, Emosional, Sosial, Intelektual, dan Fisik.

  • Agus Ngaderiyanto, S.Pd: Menjelaskan dinamika kelompok serta Prinsip Dasar Kepramukaan (PDK) dan Metode Kepramukaan (MK) sebagai landasan pendidikan karakter.

  • Hari Widarto, S.Pd: Menguraikan Manajemen Satuan Karya, termasuk struktur organisasi, administrasi, dan proses pembinaan anggota yang berbasis Krida.

  • Ristinah, S.Pd., M.Si dan Kak Fitri, SH., MH: Membahas peran strategis anggota dewasa sebagai pendidik dan pengelola organisasi dalam mendukung misi Gerakan Pramuka.

Fokus Saka Adhyasta Pemilu

Saka Adhyasta Pemilu difokuskan sebagai wadah pendidikan kepemiluan bagi pemuda usia 16–25 tahun. Melalui tiga Krida utama—Pengawasan Pemilu, Pencegahan Pemilu, dan Penindakan Pelanggaran—anggota Pramuka diharapkan mampu memantau tahapan pemilu, melakukan edukasi masyarakat, serta memahami mekanisme penanganan pelanggaran.

Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi dan tugas kelompok mengenai peran anggota dewasa dalam implementasi Krida, sebelum akhirnya ditutup secara resmi.

Penulis dan Foto : Dwi Yulianto

Redaktur : Neneng Widasari