Bawaslu Klaten Perkuat Pendidikan Politik di Sekolah, Siap Jadi Guru Tamu dan Pendamping Pilketos
|
Klaten – Dalam upaya menyebarluaskan nilai-nilai demokrasi dan membangun budaya pengawasan partisipatif sejak dini, Bawaslu Kabupaten Klaten melaksanakan audiensi dengan SMA Negeri 1 Karanganom, Rabu (23/7/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi kelembagaan untuk menjangkau pemilih pemula melalui jalur pendidikan formal.
Ketua Bawaslu Kabupaten Klaten, Arif Fatkhurrohman, menyampaikan bahwa sekolah memiliki peran vital dalam membentuk karakter demokratis generasi muda. Oleh karena itu, Bawaslu siap hadir sebagai guru tamu, narasumber, sekaligus mitra edukatif dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan politik di lingkungan sekolah, salah satunya melalui Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos).
“Kami ingin agar siswa tidak hanya diajarkan teori demokrasi, tapi juga mengalami langsung prosesnya. Melalui peran sebagai guru tamu atau pendamping Pilketos, Bawaslu hadir memberi perspektif soal integritas, partisipasi, dan pengawasan,” ujar Arif.
Audiensi yang berlangsung di Ruang Pertemuan SMA N 1 Karanganom ini juga dihadiri Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Klaten, Muh. Milkhan, bersama jajaran staf pengawasan dan humas. Pihak sekolah menyambut baik inisiatif ini, terutama dalam rangka pelaksanaan Pilketos Tahun 2025 yang dijadwalkan pada bulan Agustus–September.
Menanggapi hal tersebut, Muh. Milkhan memastikan bahwa Bawaslu siap mendukung, termasuk berkoordinasi dengan KPU terkait penyediaan logistik pemilu seperti kotak suara.
“Kami siap menjadi narasumber dalam kelas tematik demokrasi, serta mendampingi proses Pilketos agar siswa tidak hanya memilih, tapi juga memahami pentingnya proses dan pengawasan,” jelas Milkhan
Kepala SMA Negeri 1 Karanganom, Masjhur Tjahjanto, menyampaikan bahwa Pilketos kini menjadi ajang yang bergengsi dan strategis. Selain melatih kepemimpinan, jabatan Ketua OSIS juga mulai mendapat pengakuan dalam seleksi masuk perguruan tinggi.
“Kami sangat mendukung kehadiran Bawaslu di sekolah. Keterlibatan mereka akan memperkaya proses pembelajaran demokrasi siswa, apalagi jika dikemas dalam bentuk kelas tamu atau pelatihan langsung saat Pilketos,” kata Masjhur.
Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah juga mengusulkan agar Bawaslu mendampingi agenda penting seperti debat kandidat, kampanye, hingga pencoblosan. Bahkan, siswa juga direncanakan melakukan outing class ke kantor Bawaslu.
Dengan pendekatan edukatif, Bawaslu Klaten tidak hanya hadir sebagai lembaga pengawasan, tetapi juga sebagai fasilitator pembelajaran demokrasi yang membumi di lingkungan pelajar. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan tumbuh kesadaran politik yang sehat, partisipatif, dan bertanggung jawab sejak usia muda.
Penulis : Yasinta
Editor dan Foto : Rizky Riyadi
Redaktur : Neneng Widasari