Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Klaten Jalin Kerja Sama Pendidikan Politik dengan SMK Muhammadiyah 1 Jatinom Dorong Pelajar Jadi Pemilih Cerdas dan Pengawas Partisipatif

Jajaran Bawaslu Klaten dan SMK Muhammadiyah 1 Jatinom saat lakukan foto bersama mengakiri audiensi. (16/07/25)

Jajaran Bawaslu Klaten dan SMK Muhammadiyah 1 Jatinom saat lakukan foto bersama mengakiri audiensi. (16/07/25)

Klaten – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Klaten melakukan audiensi ke SMK Muhammadiyah 1 Jatinom, Rabu, 16 Juli 2025, sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan pendidikan politik kepada pemilih pemula. Kegiatan ini bertujuan membangun kerja sama berkelanjutan dalam pembinaan demokrasi di lingkungan sekolah.

Rombongan Bawaslu Klaten dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Arif Fatkhurrohman, didampingi Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas M. Milkhan, Kepala Sekretariat, Kasubbag, dan staf sekretariat. Audiensi disambut hangat oleh Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Jatinom, Mufid Hajiri, S.Pd., bersama guru pendamping dan perwakilan bidang kesiswaan.

Dalam pertemuan tersebut, Arif Fatkhurrohman menegaskan bahwa tugas Bawaslu tak hanya terbatas pada pengawasan, tetapi juga edukasi politik sebagai bentuk pencegahan pelanggaran pemilu. “Kami ingin menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini, agar pelajar sebagai pemilih pemula dapat menjadi pengawas partisipatif,” tegasnya.

Ia juga memperkenalkan program strategis seperti Bawaslu Goes to School, Goes to Campus, dan Saka Adhyasta Pemilu yang menyasar generasi muda. Disampaikan pula pentingnya peran pemilih muda dalam menolak politik uang, menyaring hoaks, dan mengawal proses demokrasi secara aktif.

Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Jatinom, Mufid Hajiri, S.Pd., mengapresiasi kehadiran Bawaslu dan menyatakan kesiapan untuk menjalin kolaborasi. “Sosialisasi dari Bawaslu akan kami masukkan ke dalam kegiatan apel pagi agar siswa mendapat pemahaman tentang demokrasi dan kepemiluan yang benar menurut undang-undang,” ujarnya. Ia juga membuka ruang bagi Bawaslu untuk menjadi guru tamu dan terlibat dalam kegiatan seperti pemilihan Ketua OSIS.

Bidang Kesiswaan, yang diwakili Bapak Agus, menyampaikan bahwa pemilihan OSIS akan dilaksanakan pada bulan Desember dan Bawaslu dipersilakan ikut serta dalam prosesnya sebagai bentuk pendidikan demokrasi praktis. Ia juga menawarkan waktu pelaksanaan edukasi politik pada apel pagi rutin setiap tanggal 1 dan 17.

Sementara itu, M. Milkhan selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas  Bawaslu Klaten, menegaskan komitmen Bawaslu untuk terlibat aktif dalam kegiatan sekolah. Ia menyampaikan harapan agar pelajar dapat menjadi Agen Perubahan dan menjadikan demokrasi sebagai gaya hidup. “Demokrasi bisa jadi tren anak muda. Dan itu dimulai dari keberanian berpikir kritis terhadap politik uang dan hoaks,” tegasnya.


Audiensi ini menghasilkan kesepahaman untuk menjalin kerja sama edukasi politik secara berkelanjutan. Sekolah membuka ruang partisipasi Bawaslu dalam agenda pendidikan karakter dan demokrasi. Pelajar didorong untuk menjadi pemilih cerdas dan pengawas partisipatif dalam setiap tahapan pemilu.

Penulis : Yashinta

Foto & Editor : Rizky Riyadi

Redaktur : Neneng Widasari