Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Klaten Gandeng SMK Negeri 3 Klaten Tanamkan Nilai Demokrasi Sejak Dini

Ketua dan Anggota Bawaslu klaten beserta Wakil Kepala Sekolah dan Staf SMK N 3 Klaten lakukan foto bersama mengakiri audiensi. (30/7)

Ketua dan Anggota Bawaslu klaten beserta Wakil Kepala Sekolah dan Staf SMK N 3 Klaten lakukan foto bersama mengakiri audiensi. (30/7)

Klaten – Dalam rangka menanamkan pendidikan politik kepada pemilih pemula, Bawaslu Kabupaten Klaten melaksanakan audiensi dengan SMK Negeri 3 Klaten pada Rabu, 30 Juli 2025. Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan sekolah ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi antara lembaga pengawas pemilu dan institusi pendidikan dalam mencetak generasi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab.

Audiensi ini dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Klaten, Arif Fatkhurrohman, Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Muh. Milkhan, serta tim dari Bawaslu Klaten. Sementara dari pihak sekolah hadir Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Bapak Munawar, dan Staf SMK Negeri 3 Klaten, Bapak Agus Pramono.

Dalam sambutannya, Bapak Munawar menyampaikan dukungan penuh terhadap program pendidikan politik yang ditawarkan oleh Bawaslu. Ia menegaskan bahwa pihak sekolah siap bekerja sama, termasuk melalui kehadiran Bawaslu sebagai guru tamu untuk mendidik siswa kelas X mengenai demokrasi dan pengawasan pemilu.

“Kami SMK Negeri 3 Klaten berkomitmen mendukung setiap kegiatan yang diagendakan oleh Bawaslu. Kehadiran Bawaslu sebagai guru tamu akan sangat berarti dalam membekali anak-anak kami menghadapi pemilu 2029 mendatang,” ujar Munawar.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Bawaslu Klaten, Arif Fatkhurrohman, menekankan bahwa pemilu bukan hanya soal mencoblos, namun juga tentang partisipasi aktif dalam pengawasan. Ia menyampaikan bahwa Bawaslu siap hadir di ruang-ruang kelas untuk memberikan pemahaman politik secara langsung.

“Kami ingin mendoktrin para pemilih pemula dengan semangat pengawasan partisipatif. Mereka perlu tahu bagaimana menyikapi pelanggaran, termasuk tahu ke mana harus melaporkan—dan itu adalah ke Bawaslu,” tegas Arif.

Lebih lanjut, Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Klaten, Muh. Milkhan, menyoroti pentingnya memberikan literasi politik yang benar kepada pemilih pemula yang rentan terhadap hoaks dan ujaran kebencian di media sosial.

“Pilkada dan Pemilu bukan hanya soal siapa yang terpilih, tetapi tentang bagaimana prosesnya berjalan sesuai undang-undang agar hasilnya berkualitas,” ungkap Milkhan.

Ia juga mengusulkan kerja sama formal melalui MoU antara Bawaslu dan SMK Negeri 3 Klaten sebagai dasar dalam menjalankan program pendidikan politik dan sosialisasi isu strategis seperti politik uang, isu SARA, dan hoaks, terutama menjelang pemilihan kepala desa.

Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan koordinasi teknis, termasuk kemungkinan pendampingan Bawaslu dalam proses pemilihan Ketua OSIS sebagai bentuk simulasi demokrasi.

Audiensi ini menegaskan komitmen bersama dalam menciptakan ruang belajar politik yang sehat dan partisipatif bagi para siswa, serta sebagai upaya membangun pondasi demokrasi yang kuat sejak bangku sekolah.

Penulis : Yasinta

Editor : Rizky Riyadi

Foto : Wahyu Setiawan

Redaktur : Neneng Widasari