Bawaslu Klaten Dorong Pemutakhiran Data Pemilih Lewat Audiensi ke Dukcapil
|
Klaten – Dalam upaya memastikan data pemilih yang akurat dan mutakhir, Bawaslu Kabupaten Klaten melakukan audiensi ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Klaten pada Selasa, 8 Juli 2025. Audiensi ini menjadi langkah awal koordinasi lintas lembaga dalam pengawasan dan pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan menjelang penyelenggaraan Pemilu.
Hadir dalam kegiatan ini Ketua Bawaslu Kabupaten Klaten Arif Fatkhurrokhman, Anggota Bawaslu Muhammad Milkhan, Kepala Sekretariat beserta jajaran Sekretariat Bawaslu Klaten. Sementara dari pihak Dukcapil, turut hadir Sekretaris Dinas Didik Setyabudi, serta Kabid dan analis jabatan fungsional Dukcapil, antara lain Ibu Soimah dan Ibu Noor Aini.
Ketua Bawaslu Klaten, Arif Fatkhurrokhman menyampaikan pentingnya sinergi antara penyelenggara Pemilu dan Dukcapil. "Bawaslu mendorong pemutakhiran data pemilih yang akurat. Kami berharap adanya koordinasi berkelanjutan antara Dukcapil dan penyelenggara Pemilu guna memastikan daftar pemilih benar-benar mutakhir. Ini bagian dari tugas pengawasan yang melekat pada Bawaslu," jelasnya.
Senada dengan itu, Anggota Bawaslu Klaten Muhammad Milkhan menegaskan bahwa data pemilih yang valid menjadi fondasi utama dalam kerja pengawasan. “Kami akan melakukan uji petik ke lapangan dan menyandingkan data yang ditemukan dengan data KPU untuk mendorong pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sekretaris Dukcapil, Didik Setyabudi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima data dari KPU yang bersumber dari pusat. Namun, ia mengakui terdapat potensi perbedaan data karena dinamika kependudukan, seperti warga yang meninggal, pindah domisili, atau beralih status menjadi TNI/Polri. “Kendala lain adalah masih banyak masyarakat yang belum mengurus akta kematian, karena dianggap tabu atau hanya dilakukan jika ada keperluan administratif,” ungkapnya.
Sementara itu, Kabid Dukcapil, Ibu Soimah, memaparkan sejumlah program yang mendukung pemutakhiran data, seperti kegiatan perekaman KTP-el pemula usia 16+1 hari yang dilakukan secara rutin bekerja sama dengan sekolah, desa, dan kecamatan, sejauh ini dari bulan januari sampai dengan juli sudah ada 3660 orang atau pemilih pemula yang sudah selesai rekam E-KTP . Selain itu, Dukcapil juga memiliki program prioritas untuk difabel dan layanan "Tekodok" (teko oleh dokumen), yang memungkinkan pemilih pemula menerima KTP secara langsung sebagai hadiah ulang tahun melalui pos.
Audiensi ini menjadi bentuk komitmen Bawaslu Klaten dalam memastikan daftar pemilih yang berkualitas dan hak pilih warga benar-benar terjamin.
Penulis dan Foto : Rizky Riyadi
Redaktur : Neneng Widasari