Bawaslu Klaten Ikuti Koordinasi Penguatan Akuntabilitas dan Konsolidasi Demokrasi Jawa Tengah Secara Daring
|
KLATEN – Jajaran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Klaten menghadiri rapat koordinasi "Penyusunan Laporan dan Penguatan Konsolidasi Demokrasi" yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah secara hybrid, Kamis (30/4/2026). Perwakilan Bawaslu Klaten hadir melalui media Zoom dari kantor sekretariat setempat untuk menyelaraskan data dan memperkuat akuntabilitas lembaga.
Rapat yang dibuka di Semarang ini bertujuan untuk memastikan soliditas data dari 35 Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah sebelum dipaparkan di tingkat nasional. Koordinator Divisi Hukum, Pendidikan, dan Pelatihan Bawaslu Jateng, Diana Aryanti, menekankan bahwa laporan Konsolidasi Demokrasi bukan sekadar formalitas administratif, melainkan wujud nyata tanggung jawab kepada publik.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas beberapa fokus utama, di antaranya:
Pemetaan Progres: Meninjau sejauh mana perkembangan laporan tahun 2026 yang telah disusun oleh masing-masing daerah.
Identifikasi Kendala: Membedah hambatan teknis yang dialami pengawas di lapangan untuk dicarikan solusinya.
Penyamaan Persepsi: Membangun narasi kuat berbasis fakta agar Jawa Tengah memiliki kesatuan data yang akurat saat berkoordinasi dengan Bawaslu RI.
Bawaslu Jawa Tengah juga mengungkapkan capaian masif selama periode Januari hingga April 2026, di mana tercatat sebanyak 1.183 kegiatan konsolidasi demokrasi telah terselenggara dengan menjangkau 18.619 partisipan di seluruh wilayah Jawa Tengah. Sektor yang paling dominan terlibat meliputi stakeholder, komunitas, mahasiswa, hingga partai politik.
Melalui penguatan ini, Bawaslu Klaten bersama jajaran pengawas lainnya berkomitmen untuk mentransformasi peran lembaga tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai fasilitator literasi politik. Langkah ini diharapkan dapat melawan penyebaran hoaks serta disinformasi, guna menjaga kualitas demokrasi dan persatuan bangsa di tengah kompetisi politik yang ada. Selain itu pada rapat koordinasi tersebut bawaslu kabupaten klaten menyampaikan capaian pelaksanaan Konsolidasi Demokrasi sebanyak 33 kegiatan, yang menyasar 920 peserta terdiri daru Guru dan Siswa Menengah Atas, Dosen dan Mahasiswa Perguruan Tinggi, Masyarakat Sipil, Partai Politik, Instansi Pemerintah serta Stalkholder terkait lainnya dalam kurun waktu Januari-April 2026.
Penulis & Foto : Andhika Handi
Redaktur : Neneng Widasari